PropellerAds
SMA Muhammadiyah 9 Surabaya
SMA Muhammadiyah 9 Surabaya merupakan sekolah berbasis enterpreneur, dengan berbagai fasilitas dan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung sikap enterpreneur peserta didik

Showing posts with label al-hadits dan al-quran. Show all posts
Showing posts with label al-hadits dan al-quran. Show all posts

Keutamaan mengkhatamkan Al-Quran di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia dan banyak berkahnya. Setiap muslim pasti sering mendengar bahwa bulan Ramadhan adalah bulannya Al-Quran. Karena memang sangat banyak sekali dalil yang menunjukkan hal ini. Allah Ta’ala berfirman,
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)” QS. (Al Baqarah : 185)
Web hosting
Share:

Baca Al Qur’an di Bulan Sya’ban

Di samping kita memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban, ternyata para ulama memberi petunjuk pada kita untuk memperbanyak membaca Al Qur’an sejak dari bulan Sya’ban. Inilah salah satu amalan bulan Sya’ban yang dianjurkan. Sebagaimana bulan Ramadhan kita dituntunkan untuk sibuk dengan Al Qur’an, maka sebagai pemanasan aktivitas mulia terseb
ut sudah seharusnya dimulai dari bulan Sya’ban.
Web hosting
Share:

Kumpulan Hadits Tentang Cinta

Kumpulan Hadits Tentang Cinta

Hadits Tentang Cinta
Hadits adalah perkataan dan perbuatan dari Nabi Muhammad SAW. Hadits sebagai sumber hukum dalam agama Islam memiliki kedudukan kedua pada tingkatan sumber hukum di bawah Al-Qur'an. Berikut ini adalah beberapa hadits yang berkaitan dengan cinta yang dirangkum dari berbagai sumber. Semoga dengan mengetahui dan mengamalkan hadits-hadits tentang cinta ini, kita dapat mejadi orang yang lebih baik. Wallahu A'lam Bishawab :)

1. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Barang siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan tidak memberi karena Allah. Maka ia sesungguhnya telah memperoleh kesempurnaan iman."
Web hosting
Share:

Hadits Tentang Keutamaan Shalat Jenazah

shalat_jenazah

Hukum shalat jenazah adalah fardhu kifayah, jika sebagian kaum muslimin telah melakukannya, maka gugur dari lainnya.

مَنْ شَهِدَ الْجَنَازَةَ حَتَّى يُصَلِّىَ عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ ، وَمَنْ شَهِدَ حَتَّى تُدْفَنَ كَانَ لَهُ قِيرَاطَانِ  . قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ قَالَ  مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيمَيْنِ 
مَا مِنْ مَيِّتٍ يُصَلِّى عَلَيْهِ أُمَّةٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ يَبْلُغُونَ مِائَةً كُلُّهُمْ يَشْفَعُونَ لَهُ إِلاَّ شُفِّعُوا فِيهِ
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيُصَلِّى عَلَيْهِ ثَلاَثَةُ صُفُوفٍ مِنَ الْمُسْلِمِينَ إِلاَّ أَوْجَبَ


Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah didatangkan seorang mayit dan ia memiliki utang. Lantas beliau bertanya, 'Apakah orang tersebut memiliki kelebihan harta untuk melunasi utangnya?' Jika ternyata ia tidak melunasi dan punya kelebihan harta lalu utang tersebut dilunasi, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyolatkan mayit tersebut. Namun jika tidak dilunasi,
Web hosting
Share:

Hadits Tentang Shalat (Kewajiban Shalat)

Hadits Tentang Shalat (Kewajiban Shalat)
Kewajiban Mendirikan Shalat

 
Kewajiban atau perintah untuk mendirikan shalat sebagaimana dalam firman Allah SWT dan dalam beberapa hadits berikut ini :

Firman Allah SWT :

... وَ اَقِمِ الصّلوةَ لِذِكْرِيْطه:14
…. dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku. [QS. Thaahaa : 14]

فَاَقِيْمُوا الصَّلوةَ، اِنَّ الصَّلوةَ كَانَتْ عَلَى اْلمُؤْمِنِيْنَ كِتَابًا مَوْقُوْتًاالنساء: 103
Maka dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. [QS. An-Nisaa' : 103]
Web hosting
Share:

Kewajiban Orang Tua Terhadap Anak

Kewajiban Orang Tua Terhadap Anak
Suri tauladan yang baik dari Rasulullah Saw


Anak adalah amanah Allah SWT kepada ayah dan ibunya, oleh karena itu harus senantiasa dipelihara, dididik dan dibina dengan sungguh-sungguh agar supaya menjadi orang yang baik, jangan sampai anak tersebut tersesat jalan dalam menempuh jalan hidupnya. Maka kewajiban orang tua terhadap anaknya bukan hanya mencarikan nafkah dan memberinya pakaian, atau kesenangan-kesenangan yang sifatnya duniawi, tetapi lebih dari itu orang tua harus mengarahkan anak-anaknya untuk mengerti kebenaran, mendidik akhlaqnya, memberinya contoh yang baik-baik serta mendoakannya. Firman Allah SWT :
Web hosting
Share:

Hadits tentang bolehnya menghargai suatu barang dengan taksiran sesuai kebiasaan



Ide teks hadits: “ Seorang pembeli boleh membeli atau menghargai suatu barang dengan taksiran yang sesuai dengan adat kebiasaan”   dijelaskan dalam hadits Shohih  pada kitab Muwatho’  Malik. Dalam bab Al Buyu’  no. 1132.

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ مَوْلَى ابْنِ أَبِي أَحْمَدَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْخَصَ فِي بَيْعِ الْعَرَايَا بِخَرْصِهَا فِيمَا دُونَ خَمْسَةِ أَوْسُقٍ أَوْ فِي خَمْسَةِ أَوْسُقٍ يَشُكُّ دَاوُدُ قَالَ خَمْسَةِ أَوْسُقٍ أَوْ دُونَ خَمْسَةِ أَوْسُقٍ
(MALIK - 1132) : Telah menceritakan kepadaku dengan Malik dari Daud bin Al Hushain dari Abu Sufyan budak Ibnu Abu Ahmad, dari Abu Hurairah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi keringanan dalam menjual 'araya, dengan taksiran selama beratnya di bawah lima wasaq atau seberat lima wasaq." Daud masih merasa ragu, apakah Rasulullah mengatakan lima wasaq atau kurang dari lima wasaq.

Ide teks hadits: “ Seorang pembeli boleh membeli atau menghargai suatu barang dengan taksiran yang sesuai dengan adat kebiasaan ” dijelaskan dalam hadits Shohih pada kitab Sunan  Ibnu Majah pada kitab   Tijaroh. Dalam bab no. 2260
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ حَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْخَصَ فِي بَيْعِ الْعَرِيَّةِ بِخَرْصِهَا تَمْرًا قَالَ يَحْيَى الْعَرِيَّةُ أَنْ يَشْتَرِيَ الرَّجُلُ ثَمَرَ النَّخَلَاتِ بِطَعَامِ أَهْلِهِ رُطَبًا بِخَرْصِهَا تَمْرًا
(IBNUMAJAH - 2260) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rumh berkata, telah memberitakan kepada kami Al Laits bin Sa'd dari Yahya bin Sa'id dari Nafi' dari Abdullah bin Umar Bahwasanya ia berkata; telah menceritakan kepadaku Zaid bin Tsabit berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi keringanan jual-beli kurma muda yang masih dalam pohon dengan ditukar kurma matang (siap santap). Yahya berkomentar, "Maksud 'Ariyah ialah, seseorang membeli kurma matang (siap santap) dengan alat tukar kurma mentah yang masih dalam pohonnya dengan taksiran yang sepadan, karena kurma itulah makanan keseharian keluarganya.

Ide teks hadits: “ Seorang pembeli boleh membeli atau menghargai suatu barang dengan taksiran yang sesuai dengan adat kebiasaan ” dijelaskan dalam hadits Shohih pada kitab Shohih Bukhori. Dalam bab Al Buyu’ no. 2039.

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْخَصَ لِصَاحِبِ الْعَرِيَّةِ أَنْ يَبِيعَهَا بِخَرْصِهَا
(BUKHARI - 2039) : Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami Malik dari Nafi' dari Ibnu 'Umar dari Zaid bin Tsabit radliallahu 'anhum bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi kelonggaran bagi pemilik 'Ariyyah untuk menjualnya dengan taksiran".

 Ide teks hadits: “ Seorang pembeli boleh membeli atau menghargai suatu barang dengan taksiran yang sesuai dengan adat kebiasaan ” dijelaskan dalam hadits Dhoif  pada kitab Muwatho’ Malik. Dalam bab Al  Buyu’ no. 1131.
حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْخَصَ لِصَاحِبِ الْعَرِيَّةِ أَنْ يَبِيعَهَا بِخَرْصِهَا
(MALIK - 1131) : Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Nafi' dari Abdullah bin Umar dari Zaid bin Tsabit berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi keringanan bagi pemilik pohon kurma yang berbuah untuk menjualnya dengan cara mentaksir." 

 Ide teks hadits: “Seorang pembeli boleh membeli atau menghargai suatu barang dengan taksiran yang sesuai dengan adat kebiasaan serta memberi kelapangan pada mereka ” dijelaskan dlam hadits Dhoif pada kitab Musnad Ahmad. Dalam bab  Al Madinayaini Ajamain no. 15813.

قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمٍ يَعْنِي ابْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ أَرِقَّاءَكُمْ أَرِقَّاءَكُمْ أَرِقَّاءَكُمْ أَطْعِمُوهُمْ مِمَّا تَأْكُلُونَ وَاكْسُوهُمْ مِمَّا تَلْبَسُونَ فَإِنْ جَاءُوا بِذَنْبٍ لَا تُرِيدُونَ أَنْ تَغْفِرُوهُ فَبِيعُوا عِبَادَ اللَّهِ وَلَا تُعَذِّبُوهُمْ
(AHMAD - 15813) : (Ahmad bin Hanbal Radliyallahu'anhu) berkata; telah menceritakan kepada kami Abdurrahman berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan dari 'Ashim yaitu Ibnu 'Ubaidullah, dari Abdurrahman bin Yazid dari bapaknya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berkata pada waktu Haji Wada', "Budak kalian, budak kalian, budak kalian…berilah mereka makan sebagaimana makanan yang kalian makan, dan berilah mereka pakaian sebagaimana pakaian yang kalian pakai, jika mereka melakukan kesalahan yang kalian tidak berkeinginan untuk memaafkan mereka, maka juallah mereka, wahai hamba Allah dan janganlah kalian menyiksa mereka."

Ide teks hadits: “Seorang pembeli boleh membeli atau menghargai suatu barang dengan taksiran yang sesuai dengan adat kebiasaan ” dijelaskan dalam hadits Dhoif pada kitab Sunnah Ibnu Majah. Dalam bab Al Ahkam no. 2437.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى الصَّنْعَانِيُّ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حَنَشٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ أَصَابَ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَصَاصَةٌ فَبَلَغَ ذَلِكَ عَلِيًّا فَخَرَجَ يَلْتَمِسُ عَمَلًا يُصِيبُ فِيهِ شَيْئًا لِيُقِيتَ بِهِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَى بُسْتَانًا لِرَجُلٍ مِنْ الْيَهُودِ فَاسْتَقَى لَهُ سَبْعَةَ عَشَرَ دَلْوًا كُلُّ دَلْوٍ بِتَمْرَةٍ فَخَيَّرَهُ الْيَهُودِيُّ مِنْ تَمْرِهِ سَبْعَ عَشَرَةَ عَجْوَةً فَجَاءَ بِهَا إِلَى نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ 
(IBNUMAJAH - 2437) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul A'la Ash Shan'ani berkata, telah menceritakan kepada kami Al Mu'tamir bin Sulaiman dari Bapaknya dari Hanasy dari Ikrimah dari Ibnu Abbas ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tertimpa kekurangan, dan sampailah berita itu kepada Ali. Kemudian Ali keluar mencari kerja dan menghasilkan sesuatu hingga ia dapat memberi makanan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Lalu ia datang ke sebuah kebun milik yahudi, dia menyiram tanamannya sebanyak tujuh belas ember dengan perhitungan setiap ember satu kurma. Orang yahudi itu kemudian memilihkan tujuh belas kurma Ajwah untuknya, setelah itu dia membawa kurma tersebut kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."
Web hosting
Share:

Hadits tentang membeli sesuatu untuk dihadiakan kepada orang lain





4.                 Ide teks hadits: “ Membeli sesuatu untuk di hadiahkan kepada orag lain ” dijelaskan dalam hadits Shohih pada kitab Musnad Ahmad. Dalam bab kitab Al Asirotul Mubshirina Bil Jannah no. 721.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي عَرُوبَةَ عَنِ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَبِيعَ غُلَامَيْنِ أَخَوَيْنِ فَبِعْتُهُمَا وَفَرَّقْتُ بَيْنَهُمَا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَدْرِكْهُمَا فَأَرْجِعْهُمَا وَلَا تَبِعْهُمَا إِلَّا جَمِيعًا

(AHMAD - 721) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad Bin Ja'far Telah menceritakan kepada kami Sa'id yaitu Ibnu Abi 'Arubah dari Al Hakam Bin 'Utaibah dari Abdurrahman Bin Abu Laila dari Ali Bin Abu Thalib, dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkanku untuk menjual dua budak laki-laki bersaudara, maka aku menjual keduanya dan aku pisahkan keduanya, kemudian hal itu aku sampaikan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka Nabi bersabda: "Temukan dan kembalikan keduanya, dan janganlah kamu menjual keduanya kecuali kedua-duanya secara bersama (tidak dipisah)."


5.                 Ide teks hadits: “ Membeli sesuatu untuk di hadiahkan kepada orag lain “ dijelaskan dalam hadits Shohih, dalam Musnad Ahmad dalam bab Al Asirotul Mubshirina Bil Jannah no. 994
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَلِيٍّ أَنَّهُ قَالَ أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَبِيعَ غُلَامَيْنِ أَخَوَيْنِ فَبِعْتُهُمَا فَفَرَّقْتُ بَيْنَهُمَا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَدْرِكْهُمَا فَارْتَجِعْهُمَا وَلَا تَبِعْهُمَا إِلَّا جَمِيعًا وَلَا تُفَرِّقْ بَيْنَهُمَا
     (AHMAD - 994) : Telah menceritakan kepada kami Abdul Wahab dari Sa'id dari seorang laki-laki dari Al Hakam bin 'Utaibah dari Abdurrahman bin Abu Laila dari Ali Radhiallah 'anhu, dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyuruhku untuk menjual dua orang budak laki-laki bersaudara. Saya menjualnya dengan memisahkan keduanya, kemudian hal itu saya sebutkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau bersabda: "Cari mereka berdua, dan tarik kembali. Jangan kau jual kecuali semuanya dan jangan kau pisahkan keduanya."

6.         Ide teks hadits: “Membeli sesuatu untuk di hadiahkan kepada orag lain dijelaskan dalam hadits Shohih pada kitab Sunan At Tirmidzi. Dalam bab Buyu’un Ar Rosulillah  no. 1223.
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْخَصَ فِي بَيْعِ الْعَرَايَا بِخَرْصِهَا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَحَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَالْعَمَلُ عَلَيْهِ عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْهُمْ الشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَقُ وَقَالُوا إِنَّ الْعَرَايَا مُسْتَثْنَاةٌ مِنْ جُمْلَةِ نَهْيِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ نَهَى عَنْ الْمُحَاقَلَةِ وَالْمُزَابَنَةِ وَاحْتَجُّوا بِحَدِيثِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ وَحَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ وَقَالُوا لَهُ أَنْ يَشْتَرِيَ مَا دُونَ خَمْسَةِ أَوْسُقٍ وَمَعْنَى هَذَا عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَادَ التَّوْسِعَةَ عَلَيْهِمْ فِي هَذَا لِأَنَّهُمْ شَكَوْا إِلَيْهِ وَقَالُوا لَا نَجِدُ مَا نَشْتَرِي مِنْ الثَّمَرِ إِلَّا بِالتَّمْرِ فَرَخَّصَ لَهُمْ فِيمَا دُونَ خَمْسَةِ أَوْسُقٍ أَنْ يَشْتَرُوهَا فَيَأْكُلُوهَا رُطَبًا

                       (AHMAD - 1223) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Jabir berkata; saya mendengar Abdullah bin Nujai' menceritakan dari Ali Radhiallah 'anhu, dia berkata; Saya mempunyai satu waktu pada malam hari untuk bertemu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sehingga Allah Azza Wa Jalla memberikan manfaat dengan pertemuan itu sesuai kehendakNya." Ali Radhiallah 'anhu berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya para Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada gambar atau anjing atau orang yang junub." Ketika saya lihat ternyata anjing milik Hasan bin Ali berada di bawah tempat tidur, lalu saya keluarkan.
Web hosting
Share:

kumpulan hadits tentang jual beli

1.                 Ide teks hadits: “Membeli sesuatu untuk dihadiahkan kepada orang lain”dijelaskan dalam hadits shokhih dalam kitab sunnah Ibnu Majah dalam bab Tijaroh no. 2196
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ فَقَالَ لِي أَتَبِيعُ نَاضِحَكَ هَذَا بِدِينَارٍ وَاللَّهُ يَغْفِرُ لَكَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ هُوَ نَاضِحُكُمْ إِذَا أَتَيْتُ الْمَدِينَةَ قَالَ فَتَبِيعُهُ بِدِينَارَيْنِ وَاللَّهُ يَغْفِرُ لَكَ قَالَ فَمَا زَالَ يَزِيدُنِي دِينَارًا دِينَارًا وَيَقُولُ مَكَانَ كُلِّ دِينَارٍ وَاللَّهُ يَغْفِرُ لَكَ حَتَّى بَلَغَ عِشْرِينَ دِينَارًا فَلَمَّا أَتَيْتُ الْمَدِينَةَ أَخَذْتُ بِرَأْسِ النَّاضِحِ فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا بِلَالُ أَعْطِهِ مِنْ الْغَنِيمَةِ عِشْرِينَ دِينَارًا وَقَالَ انْطَلِقْ بِنَاضِحِكَ فَاذْهَبْ بِهِ إِلَى أَهْلِكَ
(IBNUMAJAH - 2196) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun dari Al Jurairi dari Abu Nadlrah dari Jabir bin Abdullah ia berkata, "Ketika aku bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam satu peperangan, beliau bertanya kepadaku: "Apakah kamu bersedia menjual alat penyiram ini dengan satu dinar, dan Allah akan mengampunimu?" Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, alat itu akan menjadi milikmu jika aku telah sampai Madinah." Beliau bersabda: "Apakah kamu bersedia menjualnya dengan dua dinar, dan Allah akan mengampunimu?" Jabir berkata, "Beliau terus saja menambah harga satu dinar demi satu dinar, dan di setiap penambahan satu dinar beliau mengatakan: 'Dan Allah akan mengampunimu', hingga mencapai dua puluh dinar. Ketika aku sampai Madinah, aku mengambil kepala alat penyiram dan membawanya menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau lalu bersabda: "Wahai Bilal, beri dia dua puluh dinar dari harta rampasan perang." Kemudian beliau bersabda lagi: "Ambillah alat penyiram itu, dan bawalah kepada keluargamu."

2.                 Ide teks`hadits: “ Membeli sesuatu untuk di hadiahkan kepada orag lain “ dijelaskan dalam hadits Shohih dalam bab sunnah Ahmad dalam bab Baqi Musnad Al Mukassirin no. 14495.
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي وَهْبُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ خَرَجْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ ذَاتِ الرِّقَاعِ مُرْتَحِلًا عَلَى جَمَلٍ لِي ضَعِيفٍ فَلَمَّا قَفَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَعَلَتْ الرِّفَاقُ تَمْضِي وَجَعَلْتُ أَتَخَلَّفُ حَتَّى أَدْرَكَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا لَكَ يَا جَابِرُ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَبْطَأَ بِي جَمَلِي هَذَا قَالَ فَأَنِخْهُ وَأَنَاخَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ أَعْطِنِي هَذِهِ الْعَصَا مِنْ يَدِكَ أَوْ قَالَ اقْطَعْ لِي عَصًا مِنْ شَجَرَةٍ قَالَ فَفَعَلْتُ قَالَ فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَخَسَهُ بِهَا نَخَسَاتٍ ثُمَّ قَالَ ارْكَبْ فَرَكِبْتُ فَخَرَجَ وَالَّذِي بَعَثَهُ بِالْحَقِّ يُوَاهِقُ نَاقَتَهُ مُوَاهَقَةً قَالَ وَتَحَدَّثَ مَعِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَتَبِيعُنِي جَمَلَكَ هَذَا يَا جَابِرُ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ بَلْ أَهَبُهُ لَكَ قَالَ لَا وَلَكِنْ بِعْنِيهِ قَالَ قُلْتُ فَسُمْنِي بِهِ قَالَ قَدْ قُلْتُ أَخَذْتُهُ بِدِرْهَمٍ قَالَ قُلْتُ لَا إِذًا يَغْبِنُنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَبِدِرْهَمَيْنِ قَالَ قُلْتُ لَا قَالَ فَلَمْ يَزَلْ يَرْفَعُ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى بَلَغَ الْأُوقِيَّةَ قَالَ قُلْتُ فَقَدْ رَضِيتُ قَالَ قَدْ رَضِيتَ قُلْتُ نَعَمْ قُلْتُ هُوَ لَكَ قَالَ قَدْ أَخَذْتُهُ قَالَ ثُمَّ قَالَ لِي يَا جَابِرُ هَلْ تَزَوَّجْتَ بَعْدُ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَثَيِّبًا أَمْ بِكْرًا قَالَ قُلْتُ بَلْ ثَيِّبًا قَالَ أَفَلَا جَارِيَةً تُلَاعِبُهَا وَتُلَاعِبُكَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ أَبِي أُصِيبَ يَوْمَ أُحُدٍ وَتَرَكَ بَنَاتٍ لَهُ سَبْعًا فَنَكَحْتُ امْرَأَةً جَامِعَةً تَجْمَعُ رُءُوسَهُنَّ وَتَقُومُ عَلَيْهِنَّ قَالَ أَصَبْتَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ قَالَ أَمَا إِنَّا لَوْ قَدْ جِئْنَا صِرَارًا أَمَرْنَا بِجَزُورٍ فَنُحِرَتْ وَأَقَمْنَا عَلَيْهَا يَوْمَنَا ذَلِكَ وَسَمِعَتْ بِنَا فَنَفَضَتْ نَمَارِقَهَا قَالَ قُلْتُ وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَنَا مِنْ نَمَارِقَ قَالَ إِنَّهَا سَتَكُونُ فَإِذَا أَنْتَ قَدِمْتَ فَاعْمَلْ عَمَلًا كَيِّسًا قَالَ فَلَمَّا جِئْنَا صِرَارًا أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِجَزُورٍ فَنُحِرَتْ فَأَقَمْنَا عَلَيْهَا ذَلِكَ الْيَوْمَ فَلَمَّا أَمْسَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ وَدَخَلْنَا قَالَ فَأَخْبَرْتُ الْمَرْأَةَ الْحَدِيثَ وَمَا قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ فَدُونَكَ فَسَمْعًا وَطَاعَةً قَالَ فَلَمَّا أَصْبَحْتُ أَخَذْتُ بِرَأْسِ الْجَمَلِ فَأَقْبَلْتُ بِهِ حَتَّى أَنَخْتُهُ عَلَى بَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ جَلَسْتُ فِي الْمَسْجِدِ قَرِيبًا مِنْهُ قَالَ وَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَأَى الْجَمَلَ فَقَالَ مَا هَذَا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا جَمَلٌ جَاءَ بِهِ جَابِرٌ قَالَ فَأَيْنَ جَابِرٌ فَدُعِيتُ لَهُ قَالَ تَعَالَ أَيْ يَا ابْنَ أَخِي خُذْ بِرَأْسِ جَمَلِكَ فَهُوَ لَكَ قَالَ فَدَعَا بِلَالًا فَقَالَ اذْهَبْ بِجَابِرٍ فَأَعْطِهِ أُوقِيَّةً فَذَهَبْتُ مَعَهُ فَأَعْطَانِي أُوقِيَّةً وَزَادَنِي شَيْئًا يَسِيرًا قَالَ فَوَاللَّهِ مَازَالَ يَنْمِي عِنْدَنَا وَنَرَى مَكَانَهُ مِنْ بَيْتِنَا حَتَّى أُصِيبَ أَمْسِ فِيمَا أُصِيبَ النَّاسُ يَعْنِي يَوْمَ الْحَرَّةِ
 
(AHMAD - 14495) : Telah bercerita kepada kami Ya'qub telah bercerita kepada kami bapakku dari Muhammad bin Ishaq telah bercerita kepadaku Wahb bin Kaisan dari Jabir bin Abdullah berkata; saya keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada Perang Dzaturriqo' dengan mengendarai unta yang sangat lemah. Tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kembali, maka rombongan mulai pergi dan saya berada di belakang sampai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyusulku. Lalu beliau bertanya, "Kenapa Wahai Jabir?" Saya menjawab, 'Wahai Rasulullah untanya melambat, tolong hentikanlah dia.' Lalu Rasulullah menghentikannya dan bersabda: "Berikan tongkat di tanganmu itu" Atau bersabda: "Potongkan tongkat dari pohon kepadaku". Lalu saya lakukan apa yang beliau perintahkan, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memukulkannya dengan beberapa pukulan kemudian bersabda: "Naiklah". Saya menaikinya lalu berjalan. Demi yang telah mengutusnya dengan Al Haq beliau telah menjadikan unta ini berjalan. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbincang-bincang kepadaku, lalu bersabda: "Maukah kau jual untamu ini wahai Jabir". 'Tidak Wahai Rasulullah, saya berikan saja kepada anda.' Beliau bersabda: "Tidak, juallah kepadaku". 'Tawarkan harganya padaku', Beliau bersabda: "Sebagaimana yang saya katakan saya menawar dengan satu dirham". Saya menjawab, tidak. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjual dengan cara ghoban kepadaku, beliau bersabda: "Dengan dua dirham". 'Tidak' aku menyanggah. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tetap menaikkan kepadaku sampai pada harga satu Uqiyah. Saya berkata; ya saya rela. Beliau bertanya, kamu rela, saya menjawab, ya. Ini untuk anda. Beliau bersabda: "Ya, setuju". Lalu beliau bersabda: "Kepadaku Wahai Jabir, apakah kamu telah menikah baru-bari ini?" Saya menjawab, ya Wahai Rasulullah. Beliau bertanya, gadis atau janda. Maka saya menjawab, janda. Beliau bersabda: "Kenapa tidak gadis saja. Kamu bisa bermain-main dengannya dan dia bisa bermain-main denganmu." Saya, Wahai Rasulullah sesungguhnya bapakku, meninggal pada Perang Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan lalu saya menikahi seorang wanita yang bisa mengurusi mereka dan mendidiknya. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam) menjawab, ya benar jika Alloh menghendaki. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; jika kami telah sampai di daerah Shiror (sebuah sumur lama yang terletak tiga mil dari Madinah) kami menyuruh agar unta disembelih. Lalu kami bermalam di tempat itu, (seorang wanita) mendengar kami, lalu dia mengibaskan bantAl bantalnya. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; demi Alloh kami tidak memilik bantal. Beliau bersabda: "Itu akan terjadi, jika kau telah datang maka kerjakan amalan yang baik." (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; tatkala kami sampai di Shiror maka Rasulullah menyuruh kami untuk menyembelih unta, lalu kami menginap di sana pada hari tersebut. Tatkala sore hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk dan kami juga masuk. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; lalu saya kabarkan kepada seorang wanita hadis yang terjadi dan apa yang telah disampaikan Rasulullah kepadaku. Maka wanita itu berkata; kamu harus mendengar dan taat. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; tatkala pada pagi hari saya menuntun unta lalu saya membawanya sampai saya di depan rumah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu saya duduk ke masjid yang dekat dengan tempat itu. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dan melihat unta, dan bertanya apa itu? Mereka menjawab, Wahai Rasulullah ini adalah unta yang dibawa Jabir. Beliau bertanya, di mana Jabir? Lalu saya dipanggil. Beliau bersabda: "Kesini, Wahai anak saudaraku, ambilah untamu ini adalah milikmu. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; lalu beliau memanggil Bilal dan berkata; pergilah, ajak Jabir dan beri dia satu Uqiyah. Lalu saya pergi dengannya, lalu dia memberikan satu Uqiyah dan menambahinya sedikit. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; demi Alloh barang itu telah berkembang. Kami melihat di tempatnya di rumah kami sampai kami terkena musibah dan sebagaiman yang dialami orang-orang yaitu pada peristiwa Al Haram.

3. Ide teks hadits: “ Membeli sesuatu untuk di hadiahkan kepada orag lain  ” dijelaskan dalam hadits shohih dalam kitab Shohih Muslim  dalam bab Musaqoh no 2997.
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ عَنْ عَامِرٍ حَدَّثَنِي جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ كَانَ يَسِيرُ عَلَى جَمَلٍ لَهُ قَدْ أَعْيَا فَأَرَادَ أَنْ يُسَيِّبَهُ قَالَ فَلَحِقَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَا لِي وَضَرَبَهُ فَسَارَ سَيْرًا لَمْ يَسِرْ مِثْلَهُ قَالَ بِعْنِيهِ بِوُقِيَّةٍ قُلْتُ لَا ثُمَّ قَالَ بِعْنِيهِ فَبِعْتُهُ بِوُقِيَّةٍ وَاسْتَثْنَيْتُ عَلَيْهِ حُمْلَانَهُ إِلَى أَهْلِي فَلَمَّا بَلَغْتُ أَتَيْتُهُ بِالْجَمَلِ فَنَقَدَنِي ثَمَنَهُ ثُمَّ رَجَعْتُ فَأَرْسَلَ فِي أَثَرِي فَقَالَ أَتُرَانِي مَاكَسْتُكَ لِآخُذَ جَمَلَكَ خُذْ جَمَلَكَ وَدَرَاهِمَكَ فَهُوَ لَكَ و حَدَّثَنَاه عَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ أَخْبَرَنَا عِيسَى يَعْنِي ابْنَ يُونُسَ عَنْ زَكَرِيَّاءَ عَنْ عَامِرٍ حَدَّثَنِي جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بِمِثْلِ حَدِيثِ ابْنِ نُمَيْرٍ


(MUSLIM - 2997) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami Ayahku telah menceritakan kepada kami Zakaria dari 'Amir telah menceritakan kepadaku Jabir bin Abdullah, bahwa saat itu dia sedang dalam perjalanan dengan mengendarai unta miliknya, ternyata hewan tunggannya telah kelelahan dan hampir tidak bisa berjalan. Jabir melanjutkan, "Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjumpaiku, beliau mendo'akan dan memukul untaku, sehingga untaku berjalan dengan cepat seperti biasa." Beliau bersabda: "Juallah untamu kepadaku dengan beberapa uqiyah." Saya menjawab, "Tidak." Beliau bersabda lagi: "Juallah kepadaku dengan beberapa uqiyah." Kemudian saya menjualnya dengan beberapa uqiyah dan saya mengecualikan muatannya untuk keluargaku, setelah saya tiba, lalu saya menemui beliau dengan membawa unta. Kemudian beliau membayarnya dengan tunai, dan setelah menerima uangnya saya kembali pulang. Kemudian beliau mengutus seseorang untuk mengikuti jejakku, utusan itu berkata, "Apakah kamu mengira kedatanganku ini untuk menawarkan harga yang lebih rendah dari itu untuk mengambil untamu? Ambillah unta dan uang dirhammu, ia telah menjadi hakmu." Telah menceritakan kepada kami Ali bin Khasyram telah mengabarkan kepada kami Isa -yaitu Ibnu Yunus- dari Zakaria dari 'Amir telah menceritakan kepadaku Jabir bin Abdullah seperti hadits Ibnu Numair."
Web hosting
Share:

Popular Posts

Tempat Download


Contoh Skripsi Analisa Metode Langsung dalam Bahasa ArabContoh Skripsi Analisa Qowaid dalam Bahasa Arab

Pola Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Bahasa Arab

ICT Pengajaran dan Pembelajaran

Intregitasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran

Teknologi Pembelajaran

Peranan Teknologi Dalam Pembelajaran

Reformasi Sistem Pembelajaran

Mengenal Teknologi Pendidikan

Pengajaran dan Pembelajaran

Dasar - Dasar Teknologi Pendidikan

E-Learning Dalam Pembelajaran

Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi

Pemerolehan Bahasa Kedua

Fathul Bahri Lengkap

Tafsir Ibnu Katsir Juz 1

Tafsir Ibnu Katsir juz 2

Tafsir Ibnu Katsir juz 3

Analisis Kesalahan Berbahasa

Buku Islam Referensi

Cara Baru Hafal Al-Quran

Interfernsi Bahasa Arab

Kontruktivisme dan Teori Kritis

Lingkungan Sebagai Metode Pembelajaran Bahasa Arab

Teknik Pengumpulan Data Berupa Tes

Makalah Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran Bahasa ARab

Mengukur Kemampuan Membaca

Ranah Penilaian

Validitas

Metode Bermain Sebagai Peran Pembelajaran Bahasa Arab

Makalah Pelapisan Sosial

Pendekatan Komunikafit, analitik, dan non analitk

Pengaturan Ruang Kelas

Prosedur Pengolaan kelas

النداء

بنــــــــاء_الكلمـــــــة

تعريف_الّلغة_والكلام_والّلسان

Epistimologi Al-Quran

Matematika Al-Quran

Pengantar Ilmu Nahwu dan Shorof

Belajar Cepat Bahasa Inggris

Belajar Cepat Menghafal Al-Quran

Memahami Hakikat Pencipta

Dizkir dan Do`a Setelah Sholat

Aliran-aliran dalam Islam

Kitab Shorof

Tafsir Jalalain

Tafsir Ibnu Katsir Juz 16

Kitab Mulakhos Qowaidul Lughoh

Kitab Jamiud Durus 1

Kitab Jamiud Durus 2

Al-Muwatto` Imam Malik

Nahwu At-Ta`lim

Menyikapi Rahasia Al-Quran

Teori Gender

60 contoh percakapan bahaasa arab

e-book kitab hadits sarah imam bukhori

e-book 100 Tokoh Penggempar Dunia

Kisah Isaac Newton

Kisah Nabi Muhammad SAW

Kisah Nabi Isa as

Buku Belajar Cepat Bahasa Arab

Pendiri Agama Bhuda

Buku Belajar Arab-Indo (file chm)

aplikasi pembuka file chm

Sekilas Tentang Kong Ho Cu

Kamus Al-Munawwir Arab Indo (file djvu)

aplikasi pembuka file djvu

Pedoman Sifat Wudhu Nabi

Sifat Sholat Nabi

Kisah Nabi Musa as

Buku Sejarah Peradaban Islam (nama isi kumpulan file)

Pemikiran Aristoteles

Kisah Galilio Galilei

Fikih Ikhtilaf Muhammadiyah - NU

Panduan Bekam

Buku Do`a Al-Ma`surat

Tafsir Ibnu Katsir Juz 30



Fathul Bahri Lengkap

Tafsir Ibnu Katsir Juz 1

Tafsir Ibnu Katsir juz 2

Tafsir Ibnu Katsir juz 3

Analisis Kesalahan Berbahasa

Buku Islam Referensi

Cara Baru Hafal Al-Quran

Interfernsi Bahasa Arab

Kontruktivisme dan Teori Kritis

Lingkungan Sebagai Metode Pembelajaran Bahasa Arab

Teknik Pengumpulan Data Berupa Tes

Makalah Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran Bahasa ARab

Mengukur Kemampuan Membaca

Ranah Penilaian

Validitas

Metode Bermain Sebagai Peran Pembelajaran Bahasa Arab

Makalah Pelapisan Sosial

Pendekatan Komunikafit, analitik, dan non analitk

Pengaturan Ruang Kelas

Prosedur Pengolaan kelas

النداء

بنــــــــاء_الكلمـــــــة

تعريف_الّلغة_والكلام_والّلسان

Epistimologi Al-Quran

Matematika Al-Quran

Pengantar Ilmu Nahwu dan Shorof

Belajar Cepat Bahasa Inggris

Belajar Cepat Menghafal Al-Quran

Memahami Hakikat Pencipta

Dizkir dan Do`a Setelah Sholat

Aliran-aliran dalam Islam

Kitab Shorof

Tafsir Jalalain

Tafsir Ibnu Katsir Juz 16

Kitab Mulakhos Qowaidul Lughoh

Kitab Jamiud Durus 1

Kitab Jamiud Durus 2

Al-Muwatto` Imam Malik

Nahwu At-Ta`lim

Menyikapi Rahasia Al-Quran

Teori Gender

60 contoh percakapan bahaasa arab

e-book kitab hadits sarah imam bukhori

e-book 100 Tokoh Penggempar Dunia

Kisah Isaac Newton

Kisah Nabi Muhammad SAW

Kisah Nabi Isa as

Buku Belajar Cepat Bahasa Arab

Pendiri Agama Bhuda

Buku Belajar Arab-Indo (file chm)

aplikasi pembuka file chm

Sekilas Tentang Kong Ho Cu

Kamus Al-Munawwir Arab Indo (file djvu)

aplikasi pembuka file djvu

Pedoman Sifat Wudhu Nabi

Sifat Sholat Nabi

Kisah Nabi Musa as

Buku Sejarah Peradaban Islam (nama isi kumpulan file)

Pemikiran Aristoteles

Kisah Galilio Galilei

Fikih Ikhtilaf Muhammadiyah - NU

Panduan Bekam

Buku Do`a Al-Ma`surat

Tafsir Ibnu Katsir Juz 30


Recent Posts

Download


Durusul lughoh al-arabiyah 1

Durusul lughoh al-arabiyah 2

Durusul lughoh al-arabiyah 3

Durusul lughoh al-arabiyah 4

Idiom Bahasa Arab

Fathul Bahri Lengkap

Tafsir Ibnu Katsir Juz 1

Tafsir Ibnu Katsir juz 2

Tafsir Ibnu Katsir juz 3

Analisis Kesalahan Berbahasa

Buku Islam Referensi

Cara Baru Hafal Al-Quran

Interfernsi Bahasa Arab

Kontruktivisme dan Teori Kritis

Lingkungan Sebagai Metode Pembelajaran Bahasa Arab

Teknik Pengumpulan Data Berupa Tes

Makalah Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran Bahasa ARab

Mengukur Kemampuan Membaca

Ranah Penilaian

Validitas

Metode Bermain Sebagai Peran Pembelajaran Bahasa Arab

Makalah Pelapisan Sosial

Pendekatan Komunikafit, analitik, dan non analitk

Pengaturan Ruang Kelas

Prosedur Pengolaan kelas

النداء

بنــــــــاء_الكلمـــــــة

تعريف_الّلغة_والكلام_والّلسان

Epistimologi Al-Quran

Matematika Al-Quran

Pengantar Ilmu Nahwu dan Shorof

Belajar Cepat Bahasa Inggris

Belajar Cepat Menghafal Al-Quran

Memahami Hakikat Pencipta

Dizkir dan Do`a Setelah Sholat

Aliran-aliran dalam Islam

Kitab Shorof

Tafsir Jalalain

Tafsir Ibnu Katsir Juz 16

Kitab Mulakhos Qowaidul Lughoh

Kitab Jamiud Durus 1

Kitab Jamiud Durus 2

Al-Muwatto` Imam Malik

Nahwu At-Ta`lim

Menyikapi Rahasia Al-Quran

Teori Gender

60 contoh percakapan bahaasa arab

e-book kitab hadits sarah imam bukhori

e-book 100 Tokoh Penggempar Dunia

Kisah Isaac Newton

Kisah Nabi Muhammad SAW

Kisah Nabi Isa as

Buku Belajar Cepat Bahasa Arab

Pendiri Agama Bhuda

Buku Belajar Arab-Indo (file chm)

aplikasi pembuka file chm

Sekilas Tentang Kong Ho Cu

Kamus Al-Munawwir Arab Indo (file djvu)

aplikasi pembuka file djvu

Pedoman Sifat Wudhu Nabi

Sifat Sholat Nabi

Kisah Nabi Musa as

Buku Sejarah Peradaban Islam (nama isi kumpulan file)

Pemikiran Aristoteles

Kisah Galilio Galilei

Fikih Ikhtilaf Muhammadiyah - NU

Panduan Bekam

Buku Do`a Al-Ma`surat

Tafsir Ibnu Katsir Juz 30


kunjungi ponpes karangasem paciran
Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran Lamongan adalah pondok dengan keunggulan tahfidul quran dan ......
kumpulanhadis.blogspot.com

Klik disni Untuk lihat Profil MAM 1 Paciran
MA Muhammadiyah 1 Paciran merupakan pendidikan Agama Islam dengan status Terakreditasi A yang menggunakan kurikulum KTSP. Dan mencetak lulusan MA Muhammadiyah 1 Paciran mempunyai kemampuan ganda yaitu: pengetahuan umum yang setara dengan lulusan SLTA dengan pengetahuan Agama yang tidak perlu diragukan lagi....
kumpulanhadis.blogspot.com

Share in the hadits and Religion Of Islamic
berbagai hadits dan seputar dunia ilmu agama islam ada disini
kumpulanhadis.blogspot.com
Ads by Hadits and Religion Of Islamic